BREAKING NEWS

Bisnis

Aplikasi

Dunia Sharing

Tampilkan postingan dengan label AlQuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AlQuran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Juni 2015

Cara cepat dan mudah menghafal al quran

Motivasi cara cepat dan mudah menghafal al quranMenghafal al quran merupakan kegiatan yang mulia, dan sangat mudah. tapi kebanyakan orang merasa sulit dalam menghafal al quran al karim. Kebanyakan orang sudah terjatuh dalam perkataan 'susah', yang sebetulnya sangatlah mudah. Ya! 'susah' lah yang justru membuat mereka mundur untuk menghafal quran. Faktanya bahwa menghafal quran itu mudah. begitulah yang dikatakan imam madinah Syeikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber, atau yang lebih akrab dengan panggilan Syeikh Ali Jaber.

Berikut akan diuraikan tentang pondasi, motivasi, cara cepat dan mudah menghafal al quran:

- Pondasi menghafal al quran:
Pondasi ibarat tiang. Tanpa pondasi yang kuat, amalan seorang mu'min tidak akan berkah. Bukan hanya menghafal quran, tapi setiap amal. Berikut pondasinya:

1. Ikhlas. Niat yang ikhlas menghafal al quran karena Allah akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan yang tidak ikhlas. Bahkan dijelaskan pada suatu riwayat, seorang qori/penghafal quran yang menghafal al quran supaya disebut alim dan qori termasuk yang diseret ke neraka pertama kali.

2. Doa dan Tawakal. Banyak banyaklah berdoa supaya dijadikan penghafal al quran oleh Allah. Jangan lupa tawakal, menaati perintahNya dan menjauhi laranganNya. karena tanpa tawakal, doa sulit dikabulkan oleh Allah.

3. Ikhtiar. Tentu saja kita tidak duduk diam meminta kepada Allah. Harus ada kerja nyata. Maka hanya ikhtiar yang membaja lah yang membuat menghafal al quran terasa mudah

- Motivasi menghafal al quran:
Motivasi tidak kalah penting. mungkin sebagian orang akan lebih mudah jika orang yang mencintainya memberi semangat, atau mungkin hadiah. Berikut macam macam motivasi:

1. Motivasi internal. adalah motivasi yang terbentuk dari diri sendiri. Bagaimana supaya diri termotivasi untuk menghafal al quran? yaitu dengan membaca hadis-hadis nabi tentang keutamaan penghafal quran.

2. Motivasi eksternal. adalah motivasi yang datang dari orang lain. Seperti bimbingan orang tua, salam semangat dari sanak saudara dan teman teman.

- Cara cepat dan mudah menghafal al quran:
Cara adalah bagaimana cara kita menyelesaikan suatu kegiatan. tentu saja setiap orang beda beda dalam menghafal quran. Berikut cara mudah menghafal quran:

1. Cintailah al quran. Al quran adalah 'surat cinta' dari Allah tuhan semesta alam.
Bagaimana rasanya ketika seorang kekasih yang kita cintai, jauh di sebrang sana sudah bertahun tahun tak kunjung datang, tiba tiba
memberi kita surat cinta. Pasti kita akan betul betul memahami isi dari surat tersebut, pasti kita akan menangis karna begitu rindunya, pasti kita akan melakukan apa yang diinginkan dan menjauhi apa yang dilarang. Sedangkan Al quran, surat cinta dari Allah? Masya Allah. Dosa apa yang diperbuat manusia sampai tidak bisa menangis ketika membaca surat cinta dari Allah?!.

2. Pahamilah al quran. Ketika berbicara tentang neraka, cobalah untuk berpura pura nangis karna tekut. Ketika berbicara tentang surga, biarkanlah hati ini bergetar karna rindunya dengan surga.
tidak perlu mendalami bahasa arab, cukup membaca artinya saja. Dengan memahaminya justru akan lebih mudah hafal, insyaallah

3. Mengamalkan al quran. Seperti yang dikatakan Syekh Ali Jaber, bagian inilah yang tersulit. Walaupun sejatinya mudah. Sangat mudah, jika kita mau mengamalkannya

4. Sering mendengar murottal. Dengan sering mendengar, menghafal akan lebih mudah karna sudah terbiasa mendengar. tidak sedikit orang non muslim yang hafal lafadz adzan karna sekitarnya banyak masjid.

5. Sering dibaca. Tidak sedikit muslim yang hafal surat al fatihah karna sering dibaca dan di dengar. Begitupun surat yang lainnya. Jika sering dibaca, pasti ada hasilnya.

6. Istiqomah. Sedikit tapi kontinu lebih baik daripada banyak tapi sekali. Lebih baik menghafal 1 hari 1 halaman daripada 1 hari 1 juz tapi libur sebulan.

7. Anggaplah mudah. Jika kita yakin sulit, akan sulit. Jika kita yakin cepat, akan cepat.
Maka cobalah untuk berpikir positif. Jika anda berpikir positif, anda akan beruntung.

Insyaallah, dengan menerapkan pondasi, motivasi dan cara menghafal quran diatas, akan lebih cepat dan mudah kita menghafal quran

Penulis: Azhar MF

Jumat, 19 Juni 2015

8 Tips menjaga hafalan quran agar tidak mudah lupa

1. Pengaturan waktu.
Pandai mengatur waktu akan dapat membantu seorang penghafal Al-Qur’an dalam memelihara hafalannya. Mengatur waktu untuk mengulang-ulang hafalan yang senantiasa terus berkelanjutan, harus terus dilakukan oleh seorang penghafal Al-Qur’an. Biasakan jangan melewatkan waktu tanpa melakukan hal-hal yang bermanfaat.
8 Tips menjaga hafalan quran agar tidak mudah lupaRasulullah SAW telah memperingatkan, bahwa hafalan Al-Qur’an akan lebih cepat hilang dan lepas bila dibandingkan dengan seekor onta yang terikat kuat apa bila dia tidak selalu mengulang-ulang hafalannya tersebut.
“ Jagalah Al-Qur’an, demi Yang jiwaku berada di tangan-Nya, Al-Qur’an itu lebih cepat lepas dari pada seekor onta dari ikatannya” (H.R. Bukhari)
2. Menyediakan waktu khusus
Dalam proses muraja’ah (mengulang) hafalan, seorang penghafal Al-Qur’an harus menyediakan waktu khusus, misalnya sebelum atau sesudah subuh, sebelum tidur, sebelum dan sesudah shalat fardhu. Siapapun dia, bila mana sedang menekuni suatu pekerjaan dan memberikan porsi waktu yang khusus, maka dia akan mendapatkan hasil yang tidak akan mengecewakannya. lihatlah bagaimana kehidupan para Ulama terdahulu dalam pengaturan waktu, sehingga mereka dapat mewariskan karya-karya besar mereka yang sampai hari ini masih menjadi rujukkan. Sabagian mereka wafat diusainya yang belum begitu lanjut, akan tetapi mereka dapat menulis dan menyusun banyak kitab.
3. Wirid Al-Qur'an
Selain menyediakan waktu khusus, seorang penghafal Al-Qur'an harus memperbanyak tilawah, dia harus memiliki wirid Al-Qur'an yang rutin dia lakukan setiap hari. Usahakan dapat membaca Al-Qur’an minimal satu juz setiap hari, sehingga dalam waktu tiga puluh hari / satu bulan anda akan mengkhatamkan tilawah Al-Qur’an. Sering membaca Al-Qur’an akan dapat memudahkan seseorang dalam menghafal Al-Qur’an.
4. Menjadi Imam Shalat
Hafalan anda akan selalu melekat dalam ingatan anda apabila selalu anda baca dalam shalat, khususnya saat shalat malam atau qiyamullail. Terlebih saat menjadi imam shalat tarawih di suatu masjid yang antara pengurus jamaah meresa tidak keberatan bila mana sang iman membaca satu juz untuk setiap malamnya.
5. Mengajarkan orang lain
Salah satu cara yang paling efektif dalam menjaga hafalan adalah mengajarkan orang lain, karena pada saat mendengarkan hafalan muridnya, maka secara tidak langsung dia sedang mengulang-ulang hafalan.
Mendengarkan bacaan orang lain
Banyak mendengar akan memudahkan kita menghafal, cepat hafal, selain sering membaca juga karena sering mendengar bacaan orang lain. Buatlah kesepakan atau janji bersama teman anda yang sedang menghafal Al-Qur’an untuk saling menyimak, sehingga bila mana anda atau teman anda keliru dalam membaca maka saat itulah anda berdua akan saling mengoreksi.
6. Sering mendengarkan murottal Al-Qur’an
Pilihlah salah satu bacaan syaikh terkenal, yang tilawahnya tersebar di seluruh dunia dan cenderung diminati lagunya dalam membaca Al-Qur’an, seperti Syaikh Misari Rasyid, Syaikh Suud Syuraim, Syaikh Abdurrahman Al-Sudais Syaikh Mahmud Khalil Al-Hushari, Syaikh Muhammad Siddiq Al-Minsyawi, Syaikh Abdullah bin Ali Bashfar, Syaikh Abdurrahman Al-Hudzaifi, dll.
7. Membaca sejarah para penghafal Al-Qur’an
Untuk memberikan motivasi dan semangat baru maka anda juga harus membaca perjalanan para ulama dan orang-orang yang menghafal Al-Qur'an, anda akan dapat mengambil pelajaran dari pengalaman mereka serta dapat memperbaharui semangat anda.
Membiasakan membaca tanpa melihat Mushaf
Biasakan mengulang hafalan tanpa melihat mushaf, karena bila mana membaca hafalan selalu melihat mushaf maka akan ada ketergantung selalu ingin melihatnya. Kecuali apa bila anda sudah tidak dapat melanjutkan bacaan, maka boleh anda melihat mushaf.
8. Menjauhi kemaksiatan
Jiwa yang selalu berlumuran kemaksiatan dan dosa, sulit untuk menerima cahaya Al-Qur'an, hati yang tertutup disebabkan dosa-dosa yang senantiasa dilakukannya, tidak mudah menerima kebaikan, mentadaburi ayat-ayat Al-Qur'an
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an ataukah hati mereka terkunci?” (Q.S. Muhammad : 24)
Dalam sejarah tercatat bahwa Imam Syafi'i rahimuhullah tergolong ulama yang memiliki kecepatan dalam menghafal, bagaimana dia mengadu kepada gurunya, Waki', suatu hari dia mengalami kelambatan dalam menghafal. Maka gurunya lalu memberikan obat mujarrab, yaitu agar dia meninggalkan perbuatan maksiat dan mengosongkan hati dari setiap penghalang antara dia dan Tuhannya.
Imam Syafi'i rahimahullah berkata :
Aku mengadu kepada (guruku) Waki' atas buruknya hafalanku
Maka diapun memberiku nasihat agar aku meninggalkan kemaksiatan
Dia memberitahuku bahwa ilmu itu adalah cahaya
Dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang bermaksiat.
Wallahu 'alam bishshawab.

Ditulis oleh: Ustadz Taufik Hamim Efendi, MA

Senin, 15 Juni 2015

Bolehkah menyentuh al-Qur'an ketika sedang hadats?

لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ
" tiada yg menyentuhnya kecuali orang2 yg disucikan " (QS. Al-Waqiah: 79)
Berikut tafsir surat Al-Waqiah ayat 79
                                                                            Kitab tafsir ibnu katsir:
قَالَ ابْنُ جَرِيرٍ : حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُوسَى ، أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ ، عَنْ حَكِيمٍ - هُوَ ابْنُ جُبَيْرٍ - عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ : ( لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ ) قَالَ : الْكِتَابُ الَّذِي فِي السَّمَاءِ . 
وَقَالَ الْعَوْفِيُّ ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ : ( [ لَا يَمَسُّهُ ] إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ ) يَعْنِي : الْمَلَائِكَةَ . وَكَذَا قَالَ أَنَسٌ ، وَمُجَاهِدٌ ، وَعِكْرِمَةُ ، وَسَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ ، وَالضَّحَّاكُ ، وَأَبُو الشَّعْثَاءِ جَابِرُ بْنُ زَيْدٍ ، وَأَبُو نَهِيكٍ ، وَالسُّدِّيُّ ، وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، وَغَيْرُهُمْ . 

ibnu jarir berkata telah menceritakan kepadaku ismail bin musa, telah mengkhabarkan kepada kami syarik dari hakim -yaitu bnu jubair- dari sa'id bin jubair dari ibnu abbas ( " tiada yg menyentuhnya kecuali orang2 yg disucikan ") ibnu abbas berkata : " yaitu kitab yg ada di langit"
al aufi berkata dari ibnu abbas : (" tiada yg menyentuhnya kecuali orang2 yg disucikan ") maksudnya adalah malaikat.dan yg seperti itu anas, mujahid, ikrimah, said bin jubair, ad dhohak, abu sya'tsa', jabir bin zaid, abu nuhaik, as suddi, abdurrahman bin zaid bin aslam dan juga yg lainya berpendapat.
وَقَالَ ابْنُ جَرِيرٍ : حَدَّثَنَا ابْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى ، حَدَّثَنَا ابْنُ ثَوْرٍ ، حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ ، عَنْ قَتَادَةَ : ( لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ ) قَالَ : لَا يَمَسُّهُ عِنْدَ اللَّهِ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ ، فَأَمَّا فِي الدُّنْيَا فَإِنَّهُ يَمَسُّهُ الْمَجُوسِيُّ النَّجِسُ ، وَالْمُنَافِقُ الرَّجِسُ . وَقَالَ : وَهِيَ فِي قِرَاءَةِ ابْنِ مَسْعُودٍ : " مَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ " . وَقَالَ أَبُو الْعَالِيَةِ : ( لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ ) لَيْسَ أَنْتُمْ أَصْحَابَ الذُّنُوبِ . 
ibnu jarir berkata : telah menceritakan kpd kami al a'la, telah menceritakan kpd kami ibnu tasur, telah menceritakan kpd kami ma'mar dari qotadah (" tiada yg menyentuhnya kecuali orang2 yg disucikan ") qotadah berkata :" tiada yg menyentuhnya di sisi Allah kecuali orang2 yg disucikan, adapun didunia maka orang majusi dan orang munafik yg najis juga menyentuhnya."
وَقَالَ ابْنُ زَيْدٍ : زَعَمَتْ كُفَّارُ قُرَيْشٍ أَنَّ هَذَا الْقُرْآنَ تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيَاطِينُ ، فَأَخْبَرَ اللَّهُ تَعَالَى أَنَّهُ لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ كَمَا قَالَ : ( وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيَاطِينُ وَمَا يَنْبَغِي لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ ) [ الشُّعَرَاءِ : 210 - 212 ] . 
[ وَهَذَا الْقَوْلُ قَوْلٌ جَيِّدٌ ، وَهُوَ لَا يَخْرُجُ عَنِ الْأَقْوَالِ الَّتِي قَبْلَهُ . 
وَقَالَ الْفَرَّاءُ : لَا يَجِدُ طَعْمَهُ وَنَفْعَهُ إِلَّا مَنْ آمَنَ بِهِ . 
وَقَالَ آخَرُونَ : ( لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ ) أَيْ : مِنَ الْجَنَابَةِ وَالْحَدَثِ . قَالُوا : وَلَفْظُ الْآيَةِ خَبَرٌ وَمَعْنَاهَا الطَّلَبُ ، قَالُوا : وَالْمُرَادُ بِالْقُرْآنِ - هَاهُنَا - الْمُصْحَفُ ، كَمَا رَوَى مُسْلِمٌ ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - نَهَى أَنْ يُسَافَرَ بِالْقُرْآنِ إِلَى أَرْضِ الْعَدُوِّ ، مَخَافَةَ أَنْ يَنَالَهُ الْعَدُوُّ . وَاحْتَجُّوا فِي ذَلِكَ بِمَا رَوَاهُ الْإِمَامُ مَالِكٌ فِي مُوَطَّئِهِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ : أَنَّ فِي الْكِتَابِ الَّذِي كَتَبَهُ رَسُولُ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - لِعَمْرِو بْنِ حَزْمٍ : أَلَّا يَمَسَّ الْقُرْآنَ إِلَّا طَاهِرٌ . وَرَوَى أَبُو دَاوُدَ فِي الْمَرَاسِيلِ مِنْ حَدِيثِ الزُّهْرِيِّ قَالَ : قَرَأْتُ فِي صَحِيفَةٍ عِنْدَ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - قَالَ : " وَلَا يَمَسُّ الْقُرْآنَ إِلَّا طَاهِرٌ " . 
Ulama' yg lainnya berkata (" tiada yg menyentuhnya kecuali orang2 yg disucikan ") maksudnya dari jinabat dan hadas. mereka berkata : " lafadz ayat tsb adalah khobar sedangkan maknanya adalah perintah."mereka berkata : " yg dimaksud dengan alqur'an disini adalah mushaf sebagaimana riwayat imam muslim dari umar sesungguhnya Rasululloh shoillallohu alaihi wasallam melarang bepergian ke negara musuh dengan membawa qur'ankhawatir di ambil msuh. mereka juga berhujjah dengan riwayat imam malik dlm kitab muwato'nya dari abduloh bin abu bakar bin muhammad bin amr bin hazm bah wasesunguhya dlm surat yg ditulis oleh Rasululloh shollalohu alaihi wasallam utk amr bin hazm " janganlah menyentuh alqur'an kecuali orang yg suci "abu dawud meriwayatkan dlm kitab marosil dari hadisnya zuhri berkata : " aku membaca dalam lembaran kepunyaan abu bakar bin mhammad bin amer bin hazm sesunggunya Rasululloh sholallohu alaihi wasallam berkata " janganlah menyentuh alqur'an kecuali orang yg suci.". wallohu a'lam.
[Sumber: PISS-KTB]
 
Copyright © 2013 gbubjl